Cari Blog Ini

Minggu, 29 Maret 2026

Upacara Pagi SMAN 2 Kupang Bersama Kantor Bahasa Kupang

Kota Kupang, 30 Maret 2026. Upacara Pagi Bersama Kantor Bahasa: Meningkatkan Semangat dan Kerja sama dalam membangun Pendidikan.



Kantor Bahasa hari ini menghadiri upacara pagi bersama guru, pegawai dan siswa/i SMAN 2 Kupang. Upacara ini dilaksanakan bersama Kantor Bahasa bertujuan untuk memberikan semangat dan motivasi bagi murid serta aprsesiasi bagi guru di hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang. Kegiatan ini sangat positif meningkatkan semangat untuk memulai hari pertama kerja dan proses belajar mengajar di SMAN 2 Kupang. 

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Ibu Christin dari Kantor Bahasa Kupang dalam sambutannya, membacakan amanat Pembina Upacara oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai berikut :

AMANAT PEMBINA UPACARA
OLEH MENTERI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat sejahtera bagi kita semua,
Om Swastiastu,
Namo Budaya,
Salam Kebajikan,
Yang saya hormati Bapak/Ibu Kepala Sekolah, Bapak/Ibu Guru, serta seluruh petugas upacara, dan anak-anakku sekalian yang saya banggakan.
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat-Nya kita dapat melaksanakan upacara pagi ini dengan tertib dan khidmat.
Sebelum saya melanjutkan, saya ingin bertanya:
“Mana semangatmu?”, jawab: “Ini semangatku”.

Anaku-anaku yang saya banggakan dan Bapak/Ibu guru yang saya hormati,
Setelah memasuki sekolah dari libur panjang Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri, saya
mengajak kita semua untuk bersama-sama mewujudkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang telah diluncurkan Bapak Presiden Prabowo Subianto. 
Apa saja hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk mewujudkannya?
  1. Kesatu, Aman. Kita harus wujudkan budaya sekolah yang aman dan nyaman. Saling rukun antar teman dan guru, saling toleran dan menghormati, saling melindungi dan menyayangi, sehingga tidak ada perundungan, tidak ada kekerasan, karena tidak ada satu pun dari kita yang ingin disakiti. Kita juga perlu menjaga keamanan dengan hemat energi dan air: matikan lampu yang tidak digunakan, tutup keran rapat setelah dipakai, dan gunakan pendingin ruangan secukupnya.
  2. Kedua, Sehat. Jaga kesehatan jiwa dan raga. Karena dalam tubuh yang sehat terdepat jiwa yang kuat. Dengan tubuh yang sehat membuat kita lebih semangat belajar. Kita biasakan makan sehat dan bergizi, olahraga rutin, serta pastikan bebas asap rokok di lingkungan sekolah.
  3. Ketiga, Resik. Biasakan menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, dan memilah sampah sesuai jenisnya. Kita biasakan hidup bersih dengan menjaga dan merawat lingkungan sekitar kita melalui kegiatan piket kelas, kerja bakti, mencuci tangan, dan seterusnya.
  4. Keempat, Indah. Ciptakan lingkungan yang indah, rapi dan teratur. Kita perlu mewujudkan tata ruang kelas, halaman, dan taman sekolah dengan rapi, dan menjaga seluruh fasilitas sekolah serta lingkungan yang lestari.
Anak-anakku sekalian,
Dalam Ikrar Pelajar Indonesia yang tadi kalian ucapkan, ada lima sikap penting yang harus
dipegang:
  1. Pertama, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selalu mengayati kehadiran Tuhan dalam kehidupan, agar kita senantiasa berbudi mulia seperti jujur dan suka menolong sesama.
  2. Kedua, menghormati dan mencintai orang tua dan guru. Senantiasa memuliakan orang tua dan guru dengan sikap santun, mendengarkan nasihat, dan menaati aturan baik di rumah ataupun di sekolah.
  3. Ketiga, belajar dengan sungguh-sungguhGiat, rajin, dan gemar belajar. Tidak malas, cepat puas, dan biasa-biasa saja. Anak-anak harus sungguh-sungguh dalam belajar untuk meraih cita-cita.
  4. Keempat, rukun dengan teman. Anak hebat itu menebar perdamaian, bukan menciptakan permusuhan. Di sekolah tidak boleh ada perundungan, kekerasan, dan intoleransi. Kita ciptakan sekolah yang aman, nyaman, dan gembira, karena sekolah adalah rumah kedua kita.
  5. Kelima, mencintai tanah air Indonesia. Jaga lingkungan, baik di sekolah, di rumah, maupun di sekitar, hargai perbedaan dalam berteman, serta jaga persatuan karena itulah kekuatan bangsa kita.
Seperti lirik lagu “Tanah Airku” karya Ibu Soed: “Tanahku yang kucintai, engkau, 
kuhargai...”, mari kita tunjukkan cinta pada tanah air melalui tindakan nyata sehari-hari.
Anak-anakku yang saya banggakan, 
Perubahan besar dimulai dari kebiasaan kecil dan sederhana yang dilakukan secara terus-menerus. Oleh karena itu, saya kembali mengingatkan pentingnya melaksanakan Tujuh
Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. 
Apa saja itu? 
Jawab, “Bangun pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan sehat dan bergizi, Gemar belajar, Bermasyarakat, dan Tidur cepat!”
Anak-anakku yang saya banggakan,
Pada 28 Maret 2026, merupakan awal penerapan pembatasan usia anak dalam mengakses
platform digital berisiko tinggi melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, atau PP Tunas. 

Karena itu, pastikan kita mengunakan gawai atau gadget dengan bijak melalui prinsip 3S:
  1. Pertama, Screen Time – batasi waktunya, karena waktu kalian terlalu berharga untuk habis hanya di layar. Gunakan secukupnya, agar kalian tetap punya waktu untuk belajar dan bermain bersama teman.
  2. Kedua, Screen Zone – gunakan di tempat yang tepat, karena tidak semua tempat adalah tempat untuk bermain gadget. Saat belajar, saat bersama keluarga, dan saat berbicara dengan orang lain, berikan perhatian penuh, itu tanda menghargai.
  3. Ketiga, Screen Break – jangan lupa istirahatkan mata dan tubuh, karena ada banyak hal seru di dunia nyata yang tidak bisa kalian rasakan dari layar, seperti tertawa bersama teman dan menghabiskan waktu dengan keluarga.
Bapak/Ibu Guru yang saya hormati,
Mari kita terus menjadi teladan bagi anak-anak kita. Karena anak-anak belajar bukan hanya dari apa saja yang kita ajarkan, tetapi juga dari apa yang mereka lihat dan mereka rasakan setiap hari.
Keteladanan, kesabaran, dan perhatian Bapak/Ibu adalah kunci dalam membentuk generasi
Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Akhirnya, saya berharap kalian semua menjadi generasi yang hebat yaitu generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Ketika saya katakan… “Anak Indonesia Hebat!”
mari jawab dengan… “Sehat, Cerdas, Berkarakter!”

Kita coba bersama…
Anak Indonesia Hebat!
SEHAT, CERDAS, BERKARAKTER!

Demikian amanat yang dapat saya sampaikan.
Terima kasih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sehat, cerdas, dan berkarakter.




Akhir dari sambutannya Pembina Upacaya menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah dilakukan dalam pelaksanaan Upacara hari ini, dan mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan kerjasama dalam mencapai kualitas pembelajaran yang baik. Upacara hari ini juga dilakukan pengibaran bendera dan diakhiri dengan pembacaan doa. #Salam#
Continue reading Upacara Pagi SMAN 2 Kupang Bersama Kantor Bahasa Kupang

Minggu, 22 Maret 2026

Membangun karakter dan mengembangkan potensi diri bagi siswa

Kupang, 22 Oktober 2025, bertempat di Hotel Kristal Kupang SMAN 2 Kupang menyelenggarakan kegiatan seminar penguatan karakter bagi siswa/i ADEM-3T dengan tema : Membangun karakter dan mengembangkan potensi diri bagi siswa. Dalam kegiatan ini menghadirkan Narasumber dari FKIP Universitas Nusa Cendana Kupang Dr. Jakobis J. Messakh, M.Si., bapak/ibu guru sebagai orang tua asuh siswa ADEM-3T dan siswa ADEM-3T sebanyak 13 orang

Kegiatan di awali dengan doa oleh ibu Rima Nepa Rassi, S.Pd.,Gr kemudian dilanjutkan dengan arahan dan sambutan oleh kepala sekolah SMAN 2 Kupang, ibu Daryana Frissina Mage, S.Pd. Dalam sambutannya, kepala sekolah berharap melalui kegiatan ini para siswa ADEM-3T memotivasi diri untuk melihat masa depan dengan potesi diri masing-masing dan juga membangun karakter positif karena karakter yang baik dapat menentukan masa depan yang lebih baik.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Narasumber Dr. Jakobis J. Messakh, M.Si dengan moderator bapak Wakasek Humas Fransiskus Xaverius Ivan Rahas, S.Pd., M.Hum. Dalam materi yang di sampaikan oleh Narasumber, untuk membangun karakter dan mengembangkan potensi diri terdapat faktor-faktor sebagai berikut :

1. Faktor Penentu Keberhasilan seseorang

Keberhasilan seseorang dapat dipengaruhi oleh interaksi faktor internal & eksternal. Penelitian menunjukkan faktor pertama yang dapat menentukan keberhasilan adalah Grit (ketekunan & passion) merupakan faktor utama penentu keberhasilan (Duckworth, 2007) dan kedua adalah Self-efficacy (Bandura, 1997) yaitu keyakinan akan kemampuan diri sangat berpengaruh. lebih lanjut Dr. Jakobis J. Messakh, M.Si mengatakan bahwa kemiskinan bukan penghalang utama. Banyak individu dari latar belakang miskin berhasil karena mengembangkan kreativitas, ketahanan, dan adaptasi (Shonkoff, 2012), karena kesuksesan berasal dari kombinasi karakter yang baik dan keyakinan yang kuat ditambah dengan kesempatan (Tough, 2016).

Dalam kegiatan tersebut juga Dr. Jakobis J. Messakh, M.Si menceritakan inspirasi kehidupan pribadi yang luar biasa saat mempunyai cita-cita untuk melanjutkan studi di Bandung dan kemudian harus memutuskan untuk melanjutkan studi di FKIP Universitas Nusa Cendana sampai menjadi sarjana, namun Dr. Jakobis J. Messakh, M.Si masih tetap punya impian untuk suatu saat melanjutkan studi di Kota Bandung yang akhirnya tercapai saat mengambil program Doktor di Institut Teknologi Bandung.


2. Karakter sebagai Kunci Kesuksesan

Ada Tiga dimensi utama karakter (Berkowitz, 2012):

* Moral Character → integritas, kejujuran.

* Performance Character → ketekunan, disiplin.

* Civic Character → kepedulian sosial.

Kekuatan karakter menyumbang 35–40% terhadap pencapaian tujuan hidup.


3. Motivasi

Motivasi merupakan Proses yang menggerakkan, mengarahkan, dan mempertahankan perilaku untuk mencapai tujuan.

Ada 2 Jenis motivasi:

* Intrinsik: dorongan dari dalam diri (rasa ingin tahu, kepuasan pribadi). 

* Ekstrinsik: dorongan dari luar (hadiah, pujian, hukuman).

Fungsi motivasi:

* Mendorong seseorang bertindak.

* Menentukan arah perilaku.

*  Menjaga konsistensi & semangat

* Meningkatkan produktivitas.


4. Hambatan dalam Mengembangkan Diri

* Internal: malas, takut gagal, kurang percaya diri, tidak disiplin, berpikir negatif.

* Eksternal: lingkungan tidak mendukung, keterbatasan ekonomi, kurangnya kesempatan, tekanan sosial/sistem.


5. Cara Mengatasi Hambatan

* Tetapkan tujuan yang jelas & realistis.

* Bangun disiplin dan kebiasaan positif.

* Ciptakan lingkungan yang mendukung (teman, mentor, komunitas).

* Lihat kegagalan sebagai pelajaran, bukan akhir.

* Terus tingkatkan pengetahuan dan keterampilan.


6. Teladan: Thomas Alva Edison

Seorang penemu asal Amerika Serikat (AS) dan

memegang sekitar 1.093 paten.

* Thomas Alva Edison hanya sebentar atau     beberapa

     bulan mengikuti Pendidikan di sekolah formal 

* Di sekolah dijuluki addled. Pada masa itu 'addled' digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sakit jiwa.

* Dikeluarkan dari sekolah

* Belajar mandiri bersama ibu-nya

* Salah satu penemu paling kreatif sepanjang masa. 

Penemuan bola lampu pijar, fonograf, dan kamera

gambar bergerak, serta meningkatkan cara kerja

telegraf dan telepon. 


7. Prinsip Penting

* Bukan kemiskinan yang membatasi, tetapi rasa tidak pantas. 

* Kelemahan bukan batas, melainkan motivasi.”*


8. Langkah Nyata untuk Menggapai Cita-Cita

Mulai dari kebiasaan kecil seperti:

* Baca 5 halaman buku per malam → 1.825 halaman/tahun.

* Tulis 1 ide per hari → 365 ide/tahun.

* Cari 1 peluang per bulan → 12 peluang/tahun.

Setiap Mimpi besar lahir dari langkah kecil yang konsisten, Untuk itu teruslah bermimpi dan berusaha


Pesan Penutup

Tuhan akan mengangkat engkau menjadkepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun,apabila engkau mendengarkan perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kau lakukan dengan setia. (Ulangan 28:13).” 

Continue reading Membangun karakter dan mengembangkan potensi diri bagi siswa

Peningkatan Kompetensi Membaca Kritis dan Analitis bagi Peserta Didik SMA di Kupang NTT

Kupang, 17 Oktober 2025 oleh Allysabeth N. Khuana, Gilbarth Ndun, dan Gilberth Ndun. Membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Namun, di era informasi saat ini, peserta didik tidak hanya dituntut untuk sekedar memahami bacaan, namun juga harus mampu berpikir kritis dan analitis terhadap teks yang dibaca. Peningkatan kompetensi membaca kritis dan analitis menjadi hal yang penting agar peserta didik mampu memilah informasi, menilai keakuratan isi, serta mengembangkan kemampuan berpikir logis. Menyadari pentingnya hal tersebut, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTT menyelenggarakan kegiatan “Peningkatan Kompetensi Membaca Kritis dan Analitis bagi Peserta Didik SMA” yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan daya pikir analitis pelajar di Nusa Tenggara Timur (NTT)

Kegiatan ini berlangsung di Aula Nusantara BMPM NTT pada tanggal 22 sampai dengan 23 Oktober 2025. Karena tingginya antusiasme peserta, pelaksanaannya dibagi menjadi dua gelombang. SMAN 2 Kupang mengikuti kegiatan pada hari pertama, sedangkan beberapa sekolah lain dijadwalkan pada hari kedua. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk melatih peserta didik agar mampu memahami dan menganalisis isi bacaan secara mendalam, sekaligus menumbuhkan minat membaca kritis di kalangan pelajar. Hal ini menjadi penting, mengingat tingkat literasi di NTT masih termasuk dalam tiga provinsi dengan tingkat literasi terendah di Indonesia. Narasumber utama pada kegiatan di maksud adalah Ibu Paulina Maria Yovita Kosat, S.Pd., M.Hum, selaku dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Nusa Cendana. 

Dalam sesi pertama, Paulina Maria Yovita Kosat, S.Pd., M.Hum membawakan materi tentang pentingnya kemampuan membaca kritis dan analitis, serta cara mengasahnya dalam kehidupan sehari-hari. “Kegiatannya sangat penting karena dapat melatih peserta didik dalam hal meningkatkan kapasitas membaca kritis dan analitis agar menjadi orang yang mudah memahami bahan bacaan dan tidak menjadi agen penyebar berita bohong”. 

Kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan dan pengenalan program, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi utama. Setelah istirahat siang, peserta mengikuti tugas kelompok dan latihan analisis teks, diakhiri dengan tes membaca kritis dan analitis secara online. Kegiatan berakhir sekitar pukul 15.00 dengan suasana penuh semangat. Menariknya SMAN 2 Kupang menjadi satusatunya sekolah yang berinisiatif melakukan wawancara langsung dengan narasumber. Dalam wawancara tersebut, Ibu Paulina berpesan “ Harapan saya, anak-anak generasi muda Indonesia khususnya di Kupang NTT, tidak hanya sebatas pada membaca saja, tetapi juga memahami dan memaknai isi bacaan sehingga proses pemahaman itu bisa menjadi bekal hidup dan membawa pengaruh baik bagi generasi berikutnya”.

Kegiatan “Peningkatan Kompetensi Membaca Kritis dan Analitis bagi Peserta Didik SMA” memberikan pengalaman berharga dan pemahaman baru bagi kami, peserta didik SMAN 2 Kupang. Melalui kegiatan ini, kami semakin menyadari bahwa membaca bukan hanya memahami kata, tetapi juga menggali makna dibaliknya rangkaian kata. Diharapkan setelah kegiatan ini, peserta didik dapat mengembangkan kebiasaan membaca kritis, berpikir logis, dan menjadi generasi yang cerdas serta bijak dalam menerima informasi.

Continue reading Peningkatan Kompetensi Membaca Kritis dan Analitis bagi Peserta Didik SMA di Kupang NTT

Selasa, 17 Maret 2026

Informasi Ujian Sekolah 2026

Kota Kupang (17/03/2026). Ujian sekolah 2026 akan segera dilaksanakan, dan berikut adalah informasi penting yang perlu Sobat sman2kupang ketahui dan mempersiapkan diri dengan belajar lebih giat lagi :

Jadwal Ujian Sekolah 2026

  1. Ujian Sekoah Praktik : 8 - 10 April 2026
  2. Ujian Sekolah Tulis : 13 - 17 April 2026

Jadwal ujian tulis sebagai berikut :

Kisi-Kisi Ujian Sekolah 2026

  1. Kisi-kisi ujian sekolah disusun berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) pada kurikulum yang berlaku
  2. Mata pelajaran yang diujikan mencakup seluruh mata pelajaran yang diajarkan meliputi fase E dan fase F
  3. Bentuk ujian sekolah berupa tes tertulis, praktik, atau bentuk kegiatan lain yang ditetapkan oleh sekolah
  4. Kisi-kisi Ujian Sekolah 2026 dapat di unduh pada link : UNDUH


Kisi-Kisi Ujian Sekolah 2026 - Bahasa Jerman


= Selamat Belajar =
Continue reading Informasi Ujian Sekolah 2026

Rabu, 05 November 2025

SMAN 2 Kupang Rayakan HUT ke-42 dengan Aksi Peduli Lingkungan

SMAN 2 Kupang Rayakan HUT ke-42 dengan Aksi Peduli Lingkungan

Kupang, 06 November 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42, seluruh keluarga besar SMAN 2 Kupang menggelar kegiatan kerja bakti massal di berbagai tempat umum di sekitaran Keluarahan Kelapa Lima - Kota Kupang, Kamis (06/11).

Kegiatan yang melibatkan seluruh siswa, guru, dan pegawai ini dilakukan sebagai wujud kepedulian sosial dan rasa syukur atas perjalanan panjang sekolah yang telah berkiprah selama 42 tahun dalam dunia pendidikan di Kota Kupang, NTT.

Lokasi kerja bakti meliputi Masjid, Gereja, Pasar, dan Gedung Sinode GMIT Kupang. Di setiap titik, tampak semangat kebersamaan dan antusiasme para peserta yang bahu-membahu membersihkan lingkungan sekitar.

Kepala SMAN 2 Kupang, Ibu Daryana Mage, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga bentuk nyata dari nilai-nilai karakter yang ingin ditanamkan kepada peserta didik.

 “Kami ingin para siswa belajar untuk peduli, berbagi, dan mencintai lingkungan. Ini bagian dari pendidikan karakter yang kami wujudkan lewat aksi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.


Selain mencerminkan semangat gotong royong, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat sekitar. Banyak warga yang turut menyambut positif dan berterima kasih atas inisiatif tersebut.
Perayaan HUT ke-42 SMAN 2 Kupang tahun ini mengusung Tema : 
"Sekolah Kreatif, Siswa Berprestasi dengan semangat “Bersatu, Peduli, dan Berprestasi”, yang diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berinovasi dan memberi dampak positif bagi lingkungan.

Semua bahagia, semua terlibat, itulah makna tersendiri dalam perayaan ulang tahun kami tahun ini,” ungkap salah satu guru dengan senyum puas.


---
Continue reading SMAN 2 Kupang Rayakan HUT ke-42 dengan Aksi Peduli Lingkungan

Selasa, 21 Oktober 2025

Kunjungan Siswa ADEM SMAN 2 Kupang ke Kampus FKIP UNDANA


Dekan FKIP: “Jadilah seorang Guru yang baik, tetapi jika punya mimpi lain — pilihlah sesuai minat dan kemampuan”

Kupang — Program “Siswa Adem 3T Goes to Kampus FKIP Undana” digelar pengelola ADEM 3T-SMAN 2 Kupang, 21 Oktober 2025. Sebagai bagian dari pengenalan dunia kampus bagi peserta didik khususnya bagi siswa  ADEM 3T. Rombongan yang terdiri dari 13 Siswa ADEM 3t, Bapak/Ibu Guru pendamping, Kepala sekolah dan Para Wakil Kepala Sekolah diterima secara resmi oleh Dekan FKIP Undana Prof. Dr. Malkisedek Taneo, M.Si. bersama Wakil Dekan II Dr. Jakobis J. Messakh, M.Si.  di kampus FKIP Penfui.


Dalam sambutannya, Kepala SMAN 2 Kupang, Ibu Daryana Mage, S.Pd. menyampaikan harapan agar kunjungan ini tidak sekadar seremonial, tetapi memberi wawasan konkret tentang peluang studi, strategi masuk perguruan tinggi dan dinamika kehidupan kampus khususnya di FKIP Undana.

“Kami berharap pihak kampus, khususnya FKIP Undana, dapat memberikan informasi seluas-luasnya sehingga anak-anak kami memiliki arah ketika melanjutkan jenjang pendidikan,” ujarnya.


18 Prodi — Lulusan Tak Hanya Jadi Guru

Dekan FKIP Undana dalam pemaparannya menjelaskan profil kampus dan peluang masa depan lulusan. FKIP memiliki 18 Program Studi dengan jumlah dosen sekitar 300 orang dan mahasiswa ± 11.000 — atau sekitar 40% dari total mahasiswa Undana.

Ia menegaskan bahwa lulusan FKIP tidak semata-mata menjadi guru. Beberapa tokoh besar NTT berasal dari FKIP, seperti mantan Gubernur NTT almarhum Frans Leburaya dan mantan Bupati Kupang Drs. Ayub Titu Eki.

“Kami tetap berharap 13 siswa ADEM SMAN 2 Kupang kelak menjadi guru. Namun jika cita-cita kalian berbeda, Undana menyediakan banyak fakultas yang dapat dipilih sesuai bakat dan kemampuan,” pesan Dekan.

FKIP Bergerak Maju — Doa untuk Anak ADEM 3T

Bapak Dekan FKIP juga memaparkan bahwa saat ini kampus terus melakukan pembenahan agar FKIP Undana semakin maju dan berdaya saing tinggi. Ia menutup penyambutan dengan doa dan dukungan moral bagi para peserta ADEM asal wilayah 3T.

“Kami doakan kalian menjadi anak-anak sukses yang menjemput masa depan dengan kerja keras dan karakter,” tutupnya.

Sesi Diskusi: Strategi Masuk FKIP

Pada sesi tanya jawab, beberapa siswa ADEM mengajukan pertanyaan, salah satunya Jendri Banunaek yang menanyakan terkait persyaratan masuk FKIP Undana. Diskusi berlangsung aktif, menandakan antusias siswa terhadap peluang kuliah di FKIP.


Kunjungan ini diharapkan memberi gambaran nyata tentang dunia perkuliahan, menumbuhkan motivasi, serta meneguhkan arah pilihan studi peserta ADEM setelah lulus dari SMAN 2 Kupang.

(SHTA, 21/10/2025)

Continue reading Kunjungan Siswa ADEM SMAN 2 Kupang ke Kampus FKIP UNDANA

Minggu, 12 Oktober 2025

Pancasila adalah kita, Pancasila adalah Indonesia

Kupang, 1 Oktober 2025 : Late Post. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMAN 2 Kupang, dilakukan tanpa pengibaran bendera dalam rang memperingat hari kesaktian pancasia di halaman apel SMAN 2 Kupang. Bertindak sebagai Pembina Apel wakasek bidang Kurikulum, Nixon Aylon Selly, S.Pd., M.Si dalam sambutannya membuka dengan memberikan salam kepada semua peserta upacara, bapak/ibu guru dan siswa/i yang hadir. 

Berikut isi lengkap sambutan yang disampaikan oleh Pembina Apel sebagai berikut :

Shaloom, Salve, Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,  Om swastiastu, Namo buddhaya, 

Selamat pagi,  Salam sejahtera untuk kita semua,  Salam Pancasila.

Yang saya hormati Bapak/Ibu guru serta tenaga kependidikan,  

Yang saya kasihi para siswa-siswi sekalian.

Pertama-tama saya ingin mengajak kita bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa karena pemeliharaanNya maka kita dapat berkumpul disini dalam keadaan yang sehat dan dapat melakukan upacara memperingati hari kesaktian Pancasila.

Bapak/ibu dan anak-anak sekalian ....

Hari ini, 1 Oktober 2025, kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Peringatan hari ini kita lakukan tanpa pengibaran bendera merah putih untuk memperingati hari dimana betapa pentingnya Pancasila sebagai dasar negara, pemersatu bangsa, sekaligus benteng ideologis bagi bangsa Indonesia yang terbukti mampu menjaga keutuhan bangsa Indonesia dari pemberontakan G-30S PKI pada tanggal 30 September 1965, yang telah gugur beberapa putra/putri terbaik bangsa Indonesia pada saat itu yang kita kenal sebagai Pahlawan Revolusi. 

Bapak/ibu dan anak-anak sekalian ....

Pada kesempatan ini, saya ingin mengajak kita semua untuk menjadikan Pancasila sebagai sebagai jiwa kita, karena Pancasila sudah terbukti menjadi pemersatu keanekaragaman suku, agama, budaya dan bahasa yang ada di Indonesia. Sebagai generasi penerus bangsa, terutama anak-anak sekalian yang nantinya akan menyambut Indonesia Emas 2045 maka kita wajib mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam lima sila Pancasila, tersebut :

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini mengajarkan kita untuk menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama, hidup dalam damai dan saling menghormati kepercayaan atau keyakinan orang lain.
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengajarkan kita untuk menumbuhkan sikap saling menghargai, tidak membeda-bedakan, menjunjung tinggi nilai keadilan, serta berperilaku sopan dan bermoral.
  3. Persatuan Indonesia, mengajarkan kita untuk menanamkan rasa cinta tanah air, menjunjung tinggi semangat persaudaraan, dan menjaga keutuhan NKRI.
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, mengajarkan kita untuk membiasakan diri untuk bermusyawarah, menghargai pendapat orang lain, dan mengambil keputusan bersama dengan bijak.
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, mengajarkan kita untuk mendorong kita untuk peduli terhadap sesama, menjunjung keadilan, dan berbuat baik tanpa memandang latar belakang.

Bapak/ibu dan anak-anak sekalian ...

Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam lima sila Pancasila di atas ini bukan hanya semboyan untuk kita, tapi harusnya menjadi pedoman dan petunjuk hidup dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kehidupan di sekolah, saat belajar, bersosialisasi, bermasyarakat dan mengambil keputusan.

Saya mengajak kita semua, mari kita semua berefleksi dan menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025 ini sebagai momentum untuk memperkuat karakter kita sebagai pelajar Pancasila, untuk mewujudkan visi SMAN 2 Kupang yang unggul dan berkarakter berwawasan luas dan berbudaya lingkungan. Bangsa Indonesia ke depannya seperti apa, ada di tangan generasi penerus bangsa namun perlu di ingat bahwa Pancasila adalah kita, Pancasila adalah Indonesia. Dengan demikian mari kita jaga Pancasila dengan baik dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan kita sehari-hari. 

Terima kasih, Salam Pancasila.....

Continue reading Pancasila adalah kita, Pancasila adalah Indonesia